Benkek

Institut Aikido Indonesia Cabang Malang

Institut Aikido Indonesia (IAI) cabang Malang, menerima pendaftaran anggota baru.

Yang berminat silakan datang langsung ke Chatalina Dojo, Jalan Majapahit 1K Malang.

Atau hubungi email ario_takahara@yahoo.com

Atau bisa juga menghubungi contact person berikut

aryo : 0852 27 2525 95**(ini nomer yg ilang,yg baru>> 081-33-40-111-89)

info selengkapnya juga bisa di lihat di web www.iai-dojo.com

Waktu berlalu begitu cepat...............




Hai ini, bukan hari yang spesial buat aku,selain bahwa hari ini adalah:

1. Setahun peringatan pemerintahan SBY-JK :D

2. Seminggu sebelum peringatan 7 tahun aku di Malang (sebetulnya ga pernah aku peringati sih).

3. 10 Hari (atau 13, ada 2 versi^^) setelah ulang tahunku yang ke 21.

4. 5 Hari setelah Ultah adik ku yang ke 9.

5. Sehari setelah aku terima sms dari temen masa SD ku, yang hampir 7 tahun ga pernah ngobrol :P, biarpun tiap tahun ketemu waktu lebaran.

6. Hari dimana akuharus jaga warnet selama lebih dari 17 jam nonstop-_-".

7. Puasa hari ke 16, dan alhamdullilah aku belum pernah bolong puasanya.

Satu hal yang terasa berkesan...

adalah, bahwa aku sempat merenung... betapa waktu begitu cepat berlalu. Rasanya baru kemarin aku pindah ke Malang. Ternyata sekarang sudah hampir 7 tahun berlalu.

Banyak hal yang berubah dalam hidupku, mulai dari hal2 yang bersifat pribadi seperti bahasa, gaya bicara, sifat sampe cara berfikir dan bersosialisasi dengan orang lain. Maklum dulu waktu aku pindah masih anak2.

Satu hal yang aku ga bisa rubah, adalah bahwa aku suka maen game :D. Hal ini lah yang mungkin sangat menghambat proses belajarku. Sebenarnya aku ingin sekali belajar berbagai ilmu komputer, seperti pemrograman dan web. Tapi gara2 game, smua jadi tertunda hehe.

Gara2 game juga, hobiku yang lainnya, Budo--Japanese Martial Arts--mempunyai filsafat bushido, sering terbengkalai. Dulu karate juga berhenti gara2 Ragnarok Online, Aikido gara2 maen PC game (offline), tetapi juga juga karena malas sih :D. Motivasi kurang. Padahal aku ingin sekali bisa dapet Dan 1 Aikido (duh, masih panjang banget kyknya, Kyu 5 aja susah banget naeknya).

Smoga dengan aku nulis ini, motivasi belajarku bisa bertambah, dan juga aku bisa bertambah dewasa dalam menghadai segala masalah kehidupan yang ada di depanku (haeuhuaehuahe).

Amien

Terima Kasihku!


Banyak orang yang bertanya, kok aku bisa bertahan tinggal di Malang, tanpa saudara, mulai aku masih berumur 14 tahun sampai sekarang.

Jawabannya adalah, karena ada banyak orang yang membantu aku, sehingga aku bisa bertahan hidup di Malang, tanpa harus meminta kiriman uang dari ortu terus menerus.

Dan, pada kesempatan ini, aku ingin mengucapkan terima kasih ku kepada orang-orang tersebut. Ini karena kita manusia adalah makluk yang gampang melupakan kebaikan orang :P. Jadi mumpung aku ingat, aku mau nulis ini. Dan smoga kalau suatu saat nanti aku lupa, aku jadi ingat lagi karena baca tulisan ini.

Orang-orang berhati dermawan berikut, aku tulis berdasar urutan kehidupanku di Malang :).

Dari lubuk hatiku yg paling dalam, aku haturkan terima kasihku kepada:

1. Keluarga Bapak Sarwono Suryawijaya, DSOG. Jalan Simpang Tlogomas II/39 (sekarang Baiduri Pandan 24). Bapak Sarwono, Ibu, Mas Satrio + Mbak Lia, Mas Agung + Mbak Anissa, Mas Tejo + Istri (aduh, maap lupa namanya). Terima kasih banyak buat tumpangan, dan segala sesatu yang keluarga Bapak berikan kepada saya, selama saya tinggal di rumah Bapak, mulai bulan Oktober 1998 sampai November 1999. Dan saya juga mohon maaf sebesar2 nya atas segala ketidak sopanan saya selama saya tinggal di rumah Keluarga Bapak.

2. Keluarga Bapak Muhammad Achya'. Jalan MT Haryono 163 Malang. Pak Joko + Bu Khotimah, Alfan, dik Latifa, dik Anis, dan di Ali (dulu masih bayi,sekarang udah berapa 4 tahunan umur nya). Terima kasih buat tumpangan kost, dan juga buat kebaikan hati menerima saya sebagai pegawai di warung nya, dan segala perhatian dan bimbingannya selama saya tinggal (November 1999 sampai september 2000) dan kerja di situ (Januari 2000 sampai Juni 2002).

3. Guru2 dan segenap karyawan SLTP Negeri 4 Malang. Ibu Popy wali kelas 2c 1998/1999, Bapak Untung wali kelas 3c 1999/2000. Bapak Cahyo TU, Pak Nasib, Pak Totok, Bu Perpus (Maap Bu saya lupa nama Ibu >.<), dan smua yang ga bisa saya sebutin. Dan semua teman2 ku, Novin, Olga, Alfan, Ogik, Tosi, Alik dll. Terima kasih buat segala bantuan dan bimbingan selama saya sekolah di SLTP 4 Malang

4. Keluarga Bapak Suryadin. Jalan Raya Tlogomas 3 Malang. bapak Suryadin beserta Ibu, Mas Eben, Ogie, Dik Emir dan Dik Evan. Terima kasih buat kebaikan hatinya memberi saya tumpangan, memberi saya uang saku, dan semua bimbingan yang saya terima selama tinggal di rumah keluarga Bapak mulai September 2000 sampe Februari 2002 (kalau ga salah inget), dan mohon maaf kalau saya tidak bisa memenuhi kepercayaan yang keluarga Bapak berikan kepada saya. Terima kasih juga buat Mbak Ngawi (aduh maap, lagi2 saya lupa namanya), Mbakyu2 yang kerja di dapur, Semua anak kost disitu, Mas Bambang dan temen nya yang saya lupa namanya, Mas Deni dan Mas Magfur, Mbak Sekretaris (Duuh) dan semua karyawan perusahaan wartel MEGAKOM (smoga ga salah ingat), terima kasih buat semuanya.

5. Wartel Dewi Ratih, Mas Agus yang mau berbaik hati ngasih pekerjaan mas ke saya, sebagai operator wartel, dan juga mbak teman op (lupa lagi!), Mas Yohanes pemilik wartel, dan smua teman2 yang sering nemenin ngobrol selama saya jaga, Januari 2002 sampe Mei 2002.

6. Mas Priyo, yang kenal hanya karena sering ke wartel, tapi mau berbagi kamar kost, dan semua kebaikan Mas selama saya kost di Wisma Kencana depan UNISMA Malang, April 2002 sampai kira2 Agustus 2002

7. Gamez#99 dan Level 99. Mas Eri yang memberi saya kesempatan untuk bekerja di Gamez 99 mulai saya masih SMA, Juni 2002, sampai sekarang. Terima kasih juga buat rekan2 op, Mas Gopek, Mas Pendik, Mbak Indah, Mas Gunawan, Mbak Arta, Mbak Vita (Gamez#99 Dinoyo) Mbak Lisa dan Mbak Renny (Level 99+ Net). terutama buat Mbak Lisa, makasih banyak udah mau bantu bersih2. Terima kasih juga buat user2 langganan, Ody, Gico, Deden, Sandro, Ade (Ihsan), Amrul,Andre dll.

8. Keluarga Besar SMU Negeri 8 Malang. Semua Guru BP: Bu Murti, Bu Mamik, Bu (maaf lupa Bu!), Smua Guru Tatib: (Alm) Bu Ratna, Pak Suharjito, dan Bapak Ibu yang lain (maaf saya lupa), Pak Suparman Wakasek, Bu Aminah wali kelas 1.1 2000/2001, Bu Bea, (Alm) Pak Han Wali kelas 3 IPS 1 2002/2003, dan smua Bapak & Ibu Guru lainnya yang ga bisa saya sebut 1 per satu. Terima kasih atas segala bantuan, bimbingan, perhatian dan kesabarannya selama saya sekolah di SMARIHASTA! Terima kasih juga buat semua teman2 SMA 8: Nala, Wulan, Sasti, Vida, Tyas Meutia, Ridi Bayu, Firman, Tyo, Tholip, dll yang ga bisa saya sebutkan semuanya. Mas Zaki, Mas Saiful, dan Mas Ayyub, buat segala wejangan dan kajian nya selama saya ikut halaqoh, dan mohon maaf saya tidak mampu untuk menjadi pengemban dakwah seperti yang Mas2 semua harapkan.

9. Keluarga Bapak Su'ud, Gang 10 Dinoyo. Bapak Su'ud dan Ibu, Mas Iwan (smoga ga salah ingat) dan istri, terima kasih buat segala bantuan nya selama saya kost di rumah Bapak, khususnya sewaktu saya sakit, dan juga pinjaman Jas nya sewaktu saya mau wisuda. Trima kasih juga buat temen2 kost, Deden dan Sandro. Juga Imam, tetangga kost, yang berbaik hati mau berangkat bareng ke skolah, dan memberi saya sarapan :P.

10. Keluarga Mas Eri di jalan candi mendut. Terima kasih buat semua bantuannya, selama saya tinggal di rumah Mas Eri.

11. Keluarga Bapak Joko Sigura-gura. Terima kasih buat semua bantuannya, mulai sewaktu saya masih SMA, suka numpang tidur di rumah Bapak sebagai temen Nala, juga sekarang sebagai karyawan dan juga anak kost.

12. Keluarga Besar Flanet. Mas Bima dan Mas gat, yang sudah memberi saya kepercayaan untuk menjadi operator Flanet, dan semua bimbingannya sampai sekarang, Temen2 operator, Mbak Elen, Mas Her, Mas Iwan, terima kasih buat kerjasama dan bantuannya :P.


Dan saya juga mengucapkan terima kasih buat: Medi, temen sekampung sewaktu bersama2 di Malang, Aries Abirawa, ALik Nova Krisna, Oddy, Nala for being my best friend ever, Eldinar Kashogi Ogara yang udah nawari tinggal di rumahnya, Alfan yg udah nawarin kost di rumahnya, Galuh temen kost di rumah Alfan (dimana sekarang dikau nak :P), Putra temen SMA, Novin dan Olga temen sebangku waktu smp kelas 3; Dan smua orang yang pernah kenal dan ketemu aku, dan pernah berbuat baik sama aku tp aku lupa, atau ga sempat nulis nama kalian.


Dan semua kebaikan orang2 tersebut mungkin ngga akan sampai ke aku, kalau aku ga pindah ke Malang, jadi terima kasih banget buat Om Wiyadi yang sudah ngajak aku pindah ke Malang.


Saat ini kita berada di bulan bertabur berkah, Ramadhan, dan aku mau ngucapin selamat berpuasa buat semuanya yang menjalankan, dan juga mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan saya selama ini.

Ke Cangar



Hari minggu kemarin, setelah dari jumat malem ga tidur (malam sabtu jaga sampe pagi, di lanjutin maen Fable--PC Game--, terus siangnya jaga di Gamez99, malem akhirnya pulang dan ngelanjutin Fable sampai sahur), aku pagi2 segera ke Tlogomas buat kerjaan rutin bersih2. Abis itu aku segera pulang, cuci baju, dan mandi. Sekitar jam 9.30 pagi, barulah selesai semua kerjaan. Akhirnya dengan menghela napas panjang, aku pun merebahkan diri di kasur :P. Eh baru sekitar 1 jam terlelap, pintu kamarku di gedor2 sama Nala. Rupanya dia mau ngajak jalan2. Akhirnya setelah memakan beberapa menit buat bangunin, aku pun berjalan gontai lewat warnet, menuju ke gerbang. Kemudian naik mobil Taft GT temenku Oda yang udah terparkir disana.

Kemudian, aku dan 3 temanku, Nala, Oda dan Fahmi, keliling kota Malang, cari temen lain buat jalan2. Setelah mengunjungi 2 temen lain, dan ga ada, akhirnya kami memutuskan untuk ke Cangar. Kami memang sering pergi jalan2 bareng, biasanya Oda sama Fahmi yang ngajak (Soalnya mereka yang punya duit :P).

Kemudian dari daerah Sawojajar, kami memutar haluan ke arah Batu.

Sepanjang jalan setelah kota Batu, kami melihat banyak sekali pohon2 apel, baik yang berupa perkebunan, maupun yang ada di halaman rumah orang, atau di piggir2 jalan. Selain itu juga banyak sekali Vila2 berbagai ukuran. Kemudian pemandangan berganti, ladang-ladang kol dan berbgai macam sayuran terhampar sejauh mata memandang :P. Pemandangannya indah sekali, seperti lukisan... Udara juga segar, dan suhu lumayan dingin juga, dan sedikit berkabut.

Sangat di sayangkan, kami ga ada yang bawa kamera, karena memang awalnya ga tau mau ke mana.

Sesampainya di cangar, kami pun menuju ke kolam air panas. Oda menyempatkan diri berendam, dengan tetap memakai celana jeansnya. Tapi aku, Fahmi dan Nala, hanya sekedar merendam kaki saja,karena kami ga bawa ganti.

Kemudian kami pegi ke goa Cangar yang jaraknya kira2 500 meter dari kolam. Ternyata Goa Cangar tersebut hanya sebuah lubang di tebing, yang panjangnya ga sampai 50 meter, dan sepertinya buatan manusa -_-". Kami pun merasa tertipu! Tapi gimanapun juga lumayan, jalan ke Goa tersebut merupakan hutan yg lumayan lebat, jadi itung2 jalan2 di hutan :P.

Di sana kami juga bertemu dengan seorang turis asing asal Belanda, kalau ga salah namanya "John". Setidaknya seorang pemandunya memanggilnya begitu :)

Sekitar jam 3 sore kami pun pulang, dan sampai di rumah sekitar jam 4 sore. Kemudian sembari menunggu buka puasa, kami maen game gunbound ^_^.

Satu hal yang sangat berkesar hari itu, aku sudah di malang 7 tahun, tapi belum pernah sekalipun melihat pemandangan sebagus di jalan ke cangar tadi. Bahkan ke kota Batu pun aku hampir ga pernah, paling sekedar lewat waktu pulang lewat Jombang, atau waktu ke Selorejo.

*gambar diatas berasal dari www.eastjava.com

Akhirnya punya Komputer lagi

Beberapa minggu yang lalu, komputerku, yang merupakan hasil nabung selama hampir setahun, AMD Duron 950 Mhz, di minta sama Bosku di Tlogomas. Bukan semua, tapi Mainboardnya doang, soalnya memang awalnya aku pinjam, tapi selain MB punyaku sendiri.

Akhirnya aku mencoba memasang MB ku sendiri, yang lama ga kepake. P3 733 Mhz. Tapi ternyata MB nya mati -_-"!!. Hiks deh. Akhirnya selama hampir satu bulan, eh tepatnya 3 minggu lah, aku ga pake komputer (sebenarnya kalau pun punya jarang pakai sih). Tapi kebetulan pas lagi banyak tugas, jadinya agak susah juga.

Akhirnya, kemaren aku dapet pinjeman MB lagi, sama2 Duron 950, tapi lain tipe. Repotnya aku ga di kasi buku sama cd drivernya. Terus pas aku mau pasang, aku ngeliat ada 5 kondensatornya yang sudah jebol! Waduh, aku pikir, dari pada entar mati pas aku coba, mending aku bilang dulu ke yang punya. Ternyata bosku juga ga tau, tapi aku disuruh coba dulu. Akhirnya aku coba pasang deh. Ternyata masih bisa nyala. Masalah berikutnya, driver MB nya aku ga punya, akhirnya pinjem lagi sama bosku yang di Flanet. Tapi ternyata, biarpun tipe Motherboardnya sama, tapi ga semua driver ada. Kurang soundcardnya (lain chipset), akhirnya aku download dari web resmi produsen MBnya. Akhirnya semua beress!

Sekarang, kalau lagi nganggur, aku jadi bisa belajar nihon go lagi, karena kebetulan aku dapat banyak modul2 belajar bahasa jepang, dalam format pdf dan juga flash. :)