Benkek

Hasil Medical Check Up Pemagangan Jepang Jawa Timur

Hari senin tgl 28 Agustus 2007, aku mendapat 2 sms dr dua orang temen sesama peserta seleksi Med Check kmrn. Salah satu diantaranya, Rudi dr Blitar, tidak lulus karena matanya minus 0.5 dan 1.0, dan seorang lagi Wahyu dr Madiun, berhasil lulus. Dulu sewaktu di Surabaya kita sekamar di Asrama.

Aku yang kebetulan lg ga ada pulsa dan juga ga ada wartel deket tempatku (yang emang jauh d desa) baru bisa telpon ke esokan harinya. Dan ternyata aku juga ga lulus karena mata minus 0.5..

Sedih, ga juga, kecewa, sedikit. Tapi emang aku sendiri dr jauh2 hari sudah punya firasat bahwa aku bakal ga lulus (wah, jd inget Law of Attraction..) terutama sewaktu aku tau kl aku d vonis minus 0.5 oleh dokter yang memeriksa mata pas med check.

Sebenernya sih aku hanya minus 0.25. Ini dr hasil pemeriksaanku sendiri ke dokter mata lain. Hanya saja, waktu periksa mata di MedCheck aku udah agak kecapek an, dan juga mungkin dokternya juga. Aku mendapat giliran terakhir, waktu itu sudah jam 3 sore, setelah antre seharian.

Ceritanya, pas periksa, begitu aku ragu2 dan agak lama waktu membaca huruf yang di tunjuk sama dokter, dokter lsg ngasih lensa, dan ditanya; "lebih jelas?" dan memang lebih jelas, jd aku bilang iya. Padahal aku masih bisa membaca hurufnya hanya kurang yakin dan agak kabur. Sementara waktu itu ruangan sedikit gelap.

Yah, semua toh sudah terjadi, jadi ga usah disesali lagi.

Setidaknya aku lebih siap untuk ikut seleksi lagi nantinya.

Dan satu hal yang aku agak kaget, ternyata jadwal seleksi d Semarang yang di Jadwalkan 29 Oktober dimajukan tanggal 27 Agustus 2007,yang artinya sudah lewat. Jadi aku ga bisa ikut seleksi di Semarang besok, sampai seleksi berikutnya lagi.

Tapi aku juga coba untuk ambil sisi positifnya. Aku jadi punya lebih banyak waktu buat siap-siap, terutama dalam hal dana.

Sekarang aku sedang mencoba cari kerja di Kebumen, untuk mengisi waktu dan juga untuk memenuhi kebutuhanku sendiri, soalnya ga enak sekali rasanya duit dijatah sama ortu, hehe.

Terima kasih buat semua yang telah mendukung dan mendoakan aku. Meskipun gagal aku banyak sekali mendapat pengalaman berharga dari seleksi kemarin.

Sekarang dukung dan doa aku biar bisa dpt kerja n bisa ikut seleksi lagi nantinya ya, hehe. Terima kasih

Hari-hari di Kebumen -_-

Sudah hampir 2 minggu aku tnggal di Kebumen, kota kelahiranku. Tepatnya sih, aku tinggal di desa kelahiranku di daerah Kebumen. Desa yang cukup terpencil, jauh dari mana-mana, untuk pergi ke pusat kota membutuhkan waktu hampir 1 jam :(.

Hal yang paling mengganggu, karena tidak aku alami di Malang, yaitu bahwa saat ini di daerahku sedang mengalami kekeringan, jadi untuk mencari air buat minum ataupun mandi dll, aku harus jalan sekitar 500 meteran, dan seringkali harus antri :(. Apalagi kalau di jam-jam sibuk (pagi dan sore).

Hal kedua, adalah tidak tersedianya koneksi internet di rumah :D, memang ga mungkin juga sih. Komputer aja ga ada, Tivi pun masih hitam putih... Untung masih ada Radio (thanks to Prambors yang udah bikin siarannya nyampe kampung ku). T_T. Sinyal HP pun bagus, hanya saja pulsa ga ada buat sms temen2 (buat ngilangin sepi...).

Dan lagi, tadi aku ke perpus Umum, tempatnya kecil sekali, mungkin hanya setara perpustakaan SMP Negeri 4 tempat sekolahku dulu, itupun hanya buka sampai jam 2 siang. Kalau isinya, belum sempat cek, soalnya tadi kesana dah tutup..

Tapi yang paling ga enak tentunya sih, ga ada temen yang deket, ada tapi sedikit dan jauh, ga ada aikido, ga ada Judo, ga ada bioskop, ga ada gado2, ga ada game, blablabla.

Tapi bagaimanapun juga, aku harus berusaha membiasakan diri dengan keadaan tersebut, karena aku sudah berniat untuk tinggal di kampung sampai setidaknya selesai Lebaran nanti, atau sampai aku mendapat paggilan pelatihan di Surabaya-kalau lulus--doain ya.

Well, setidaknya aku bisa makan sepuasnya--seadanya gratis, tidur gratis, dan motor+bensin gratis :D

Medical Check Up Hari ke 2 Pemagangan Jepang 2007 Jawa Timur

Hari kedua tidak terlalu banyak pemeriksaan yang dilakukan, hanya mengambil sampe darah, urine, dan spotum. Pemeriksaan dilakukan di AULA BLK Surabaya.


Pemeriksaan dimulai jam 8 dan selesai sekitar jam 9.30.

Selesai pemeriksaan, setelah dibagikan fotokopi form yang harus diisi kalau nanti lulus, para peserta pun pulang, termasuk kami yang menginap diasrama-pulang ke daerah masing2.

Pengumuman hasil medical sedianya akan diumumkan paling cepat tanggal 25, atau 10 hari setelah pemeriksaan. Tapi kalau mengingat pengalaman sebelumnya, sepertinya bakal melewati dari tanggal tersebut.

Laporan Medical Check Up Magang Jepang JATIM 2007 :D

Hari selasa pagi 14 Agustus 2007, 'sisa' peserta seleksi pemagangan Jepang untuk provinsi Jawa Timur berkumpul di halaman aula BLKI Surabaya, menunggu bis yang akan mengangkut kami ke Sentra Medika Surabaya guna mengikuti Medical Check Up.

Dari 171 peserta yang mengikuti 3 test terakhir : bahasa-wawancara-psikotest, saat ini hanya tersisa 60 orang minus 1 orang yang mundur, menjadi 59 orang. Menurut pihak Disnaker, ini rekor baru dalam 10 tahun terakhir, sebagai jumlah paling sedikit yang lolos sampai Medical Check.

Setelah bis datang, kamipun segera naik, dan kemudian bis tersebut membawa kami ke Jalan Lombok no 9, tempat Sentra Medika Surabaya berada.

Biaya Medical Check up sejumlah RP. 850.000,- plus Rp. 50.000,- ongkost transportasi, dibayar saat peserta masuk ke LAB.

Adapun hal2 yang diperiksa pada hari pertama ini, antara lain
1. tinggi dan berat badan
2. tensi
3. fisik
4. audiometer dan THT
5. rectal swab
6. mata

Pemeriksaan selesai sekitar jam 3 sore, dan kami pun kembali ke BLK dan beristirahat di Asrama.

--
Dalam pemeriksaan ini, aku sedikit agak 'kurang sukses', karena tensi ku hanya 100/60, dan mataku di vonis minus 0,5. Semoga saja bisa lolos....
----

Pemeriksaan hari kedua dilanjutkan pada Rabu 15 Agustus 2007, di Aula BLK Surabaya untuk mengecek sample darah dan urine.

-----

Mohon doa nya agar saya bisa lulus :D

terima kasih

Ujian Kyu Bersama Shizen Dojo dan Malang Aikido Club


Hari Minggu, tanggal 5 Agustus 2007, Shizen Dojo bersama Malang Aikido Club mengadakan Ujian Kyu, dengan penguji 5 Sensei yang terdiri dari: Sensei Robaga dari Jakarta, Sensei Bambang dari Solo, Sensei Iwan dan sensei Teguh dari Jogja, dan Sensei Supartak dari Malang.

Jumlah peserta yang ikut ujian, dari Shizen Dojo ada sekitar 8 Orang, dan dari MAC 16 orang, jadi lumayan rame. Kebanyakan dari MAC mengambil Kyu 5(GoKyu), dan Shizen 2 orang ambil kyu 4 (Yonkyu); Sempai Agus dan Sempai Hengky, 1 orang ambil NiKyu; Sempai Firman, dan 1 orang Ambil IkKyu; Sempai Yohan.

Sebelum ujian, kami berlatih bersama dengan dipimpin oleh Sensei Robaga, dan dibantu oleh 4 orang Sensei yang lain. Dalam latihan kali ini, aku benar-benar merasa, ternyata latihan aikido itu sangat menyenangkan, sangat enjoy, dan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Benar-benar Aikido :D.

Dalam latihan kali ini, aku juga banyak sekali mendapat pelajaran baru, baik tentang teknik2 aikido, tata krama dalam aikido, dan juga pengalaman hidup. Bahkan aku sempat mendapat pelajaran berupa teguran dari seorang teman latihan, yang menurut aku sangat berarti, yaitu tentang bagaimana belajar menjadi besar hati dan lapang dada. Wah, benar-benar hari yang sarat dengan pengalaman dan pelajaran.

Proses Ujian lumayan lama. Dimulai sekitar jam 11 dan selesai sekitar jam 4 sore. Lumayan melelahkan! Oh Ya, biasanya aku paling senang jadi UKE, dan kemarin juga demikian, hanya saja, sewaktu ujian, aku sama sekali ga pernah jadi UKE, karena aku harus pegang kamera untuk dokumentasi.

Selesai ujian, setelah pengumuman hasil ujian, kami dan para peserta ujian foto bersama para Sensei. Foto-foto latihan bisa dilihat di blog Shizen Dojo
(foto diambil dr blog Shizen diatas, terima kasih :D)

Latihan bersama Sensei Teguh Juwono (2nd DAN) dan Sensei Iwan Rosanda (1st DAN)

Hari sabtu, tanggal 4 Agustus 2007, aku berangkat ke Shizen Dojo-di Gedung PWI jalan raya langsep-sekitar jam 16.30. Tapi ternyata disana blm ada orang sama sekali. sambil menunggu para senior dan teman yang lain, akhirnya aku memasang matras puzzle yang biasa dipakai buat latihan. Awalnya aku pasang cuma 8 matras, trus kok aku rasa nanggung, akhirnya aku pasang semuanya, ada 20 buah.

Sampai jam 5 blm ada yang dateng, akhirnya aku pemanasan sendiri plus ukemi sampai puyeng. Capek ukemi aku trus jogging keliling matras, hehe. Sampai jam 6 ternyata belim juga ada yang datang, akhirnya aku pun menyerah dan membongkar kembali matras. Kemudian pulang ke kost.

Sampai di kost, aku trus mandi. Sehabis mandi aku cek hp ada sms dr Sempai Hengky, yang isinya "Sensei sudah datang, cepat ke PWI". DUENG! Aku emang udah curiga sih kalo tadi salah jadwal. Tapi emang aku ga tau nomor hape para sempai jadi ga bisa kontak mereka.

Akhirnya akupun meluncur lagi ke arah Langsep, meskipun baru aja mandi. Sampai disana dah banyak orang, dan latihan sudah dimulai. Waktu itu Sensei Iwan yang di depan lagi ngajarin teknik bokken dan Jo. Apesnya aku ga tau kl ada lathan Jo dan Bokken, jd ga bawa. Alhasil aku hanya belajar bokken dan jo dalam bayangan (jadi inger Shinchan, hehe).

Aku bersyukur sekali karena bisa berlatih bareng kedua Sensei yang dateng dari Jogja tersebut. Karena dalam latihan tersebut, banyak sekali hal dalam aikido yang selama ini masih belum aku pahami, diterangkan kembali oleh kedua sensei. Dan karena mereka juga, aku jadi semakin mantap belajar aikido. Dan dalam kesempatan itu juga, aku semakin memahami hakikat dan prinsip dari aikido, yang membuat aikido begitu berbeda dengan beladiri lain.

Intinya, dalam kesempatan latihan yang hanya berdurasi sekitar 3 jam (dr jam 7 sore sampe jam 10 malam) tersebut, aku banyak mendapat pencerahan tentang aikido dari Sensei Teguh dan sensei Iwan.

Domo Arigatou Gozaimashita, Sensei Teguh dan Sensei Iwan!