Benkek

J Dorama: Hanazakari no Kimitachi E (HanaKimi)


Whahaha.

Dorama ini bener2 super konyol, nyeleneh, dan agak "nggilani".

Ceritanya sih (mengutip prolog): "Ada sebuah sekolah yang isinya cowok2 cakep doang, trus ada siswa pindahan dari Amerika, Ashiya Mizuki, seorang cewek".

Wah, bener2 deh.

Aku cukup liat beberapa episode saja dan aku dah mutusin ga mau liat terusannya. Males..

Mungkin emang lucu, tp lucunya agak ga masuk akal (jd inget Date Movie/Scary Movie 4, biarpun ga mirip, tp lucunya hampir sekelas itu.. ga sampe sih mungkin, hehe)

Mungkin kalo kamu cewek bakal suka...

Kyknya dorama ini bisa dibilang genre nya "YAOI" deh. o_o

OH TIDAAAK..

Samurai: Jembatan Musim Gugur



Setelah selesai membaca buku 1 Samurai: Kastel Awal burung gereja, aku mau ga mau jadi "harus" baca buku kedua nya, Samurai: Jembatan Musim Gugur.

Buku kedua ini sedikit berbeda dalam hal penceritaannya dibanding buku pertama. Alur yang meloncat-loncat, setting yang berpindah-pindah, antara tahun 1300an sampe 1950an, membuat aku beberapa kali harus membalik halaman sebelumnya biar ga bingung. Tapi justru, karena cara penceritaannya yang lain ini, membuat cerita ini makin menarik.


Buku kedua ini lebih menceritakan tentang sejarah klan sebelumnya, dan kejadian sesudah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada buku pertama.

Mulai dari awal berdirinya Klan Okumichi, sampai akhirnya Jepang mengalami restorasi, hingga kemudian selesai perang dunia kedua.

Mungkin kalau dibanging buku pertama, sedikit lebih menarik buku pertama, tapi sebagai kelanjutannya, tetap harus dibaca :).

J Dorama: Proposal Daisakusen


Awalnya aku agak kruang berminat sama dorama ini, karena dari sinopsisnya aku tahu kl ini benar2 dorama tentang kisah percintaan (tema romantis), tapi akhirnya nonton juga, karena alasan buat belajar bahasa jepang.

Setelah menonton seri 1 nya, lama2 aku mulai menikmati ceritanya, dan mulai penasaran dengan kisah kelanjutannya.


Dorama ini bercerita tentang kisah persahabatan 5 orang, Iwase Ken, Yoshida Rei, Oku Eri, Tsurumu Hisashi, dan Enokido Mikio, dimana Iwase Ken dan Yoshida Rei yang berteman dari kecil, sama2 menyimpan perasaan tapi tidak pernah bisa mengungkapkan perasaan mereka, hingga pada akhirnya Rei akan menikah dengan dosennya, Tada Tetsuya.

Di hari pernikahan tersebut, barulah Ken menyesal, dan dia ingin sekali mengulang masa lalunya dan kemudian mengungkapkan perasaannya ke Rei, dan membatalkan pernikahan Rei dengan Tada Tetsuya.

Kemudian muncullah Yosei/Peri berwujud laki-laki setengah baya, yang menawarkan Ken untuk kembali ke masa lalu, dengan perantara gambar slide (yang berisi gambar/foto2 masa lalu rei yang ditunjukan dalam acara pernikahan tersebut.

Dalam setiap episode, kita akan melihat, Ken kembali ke masa lalu setiap kali ada slide baru yang muncul.

Namun slide demi slide, setiap kali Ken kembali ke masa lalu, dia selalu tidak mendapat kesempatan untuk mengungkapkan perasaanya ke Rei, namun ternyata, dia merubah banyak hal selama itu. Sampai akhirnya di slide terakhir.... wah endingnya benar-benar di luar perkiraan. Dan lumayan bikin tenggorokanku kering, hehehe. Tapi ga sampe bikin mataku berkaca2 kayak pas nonton endingnya My Boss My Hero. (Sepertinya aku emang agak sedikit terlalu sensitif untuk seorang cowok ya, hehe)

J Movies: Hana Yori Mona Ho dan Sugata Sanshiro aka Judo Saga (TV)


Hari Sabtu 5 Januari 2007, aku dan andy ke Jalan Karya Timur, buat lihat2 koleksi d sana. kebetulan di sana aku nemu film Hana Yori Mona Ho dan Judo saga, dan membeli nya: Judo Saga 8000 dan Hana 5000.

Hana Yori Mona Ho bercerita tentang seorang Samurai, Sozaemon yang dikirim klan nya untuk membalas dendam atas kematian ayahnya. Sozaemon sendiri sebenarnya bukanlah seorang Samurai yang mahir dalam Kenjutsu. Bahkan, dia dibuat babak belur oleh seorang sipil-yang tampaknya anggota semacam Yakuza.

Sozaemon, yang selama pencarian pembunuh ayahnya- tinggal di perkampungan kumuh di Edo, justru lebih tertarik dengan Go (catur kuno jepang, othelo mungkin kalau di Indonesia) dan mengajari anak-anak di lingkungan tersebut dalam hal menulis dan semacamnya, dari pada mengajari mereka ilmu pedang.

Suatu saat, akhirnya dia menemukan orang yang dia cari, tapi justru dia mengalami konflik batin karenanya, haruskah dia membunuh orang itu, atau membiarkannya hidup (dengan keluarganya yang terlihat sangat bahagia). Sozaemon sendiri sepertinya sudah menemukan keluarga yang dicintainya, Miyazawa Rie dan anaknya yang berumur 8 tahun.

Film ini juga menampilkan side story tentang 47 Ronin yang membalas dendam atas kematian tuannya (cerita Chuusingura), meskipun mungkin sedikit "diselewengkan" dari kisah yang selama ini kita dengar.

Btw, aku hampir ga kenal semua aktor dalam film ini, selain Miyazawa
Rie yang main di Twilight Samurai, dan juga Asano Tadanobu yang main di Zatoichi dan Gohatto.

Sugata Sanshiro aka Judo Saga

Wah, aku benar-benar kecewa dengan film (atau tepatnya sih Film TV) ini, benar-benar payah. Ceritanya diadaptasi, atau mungkin benar-benar meniru kisah Sugata Sanshiro yang pernah dibuat filmnya tahun 1943 oleh sutradara legenda, Kurosawa Akira.

Akting2 pemain dalam film ini benar2 payah, juga ceritanya yang terlalu singat, juga efek khususnya yang terlalu aneh.

Satu-satu nya hal yang membuat aku bertahan menonton film ini sampai sekitar 1/2 cd, adalah karena aku mengharap adanya action2 menggunakan teknik Judo, dan aku makin kecewa berat.

Action nya (teknik judo) terlalu aneh, hyperbola (masa orang kena Yama Arashi sampai terbang setinggi 3 meteran? dll) .

Akhirnya, 1/2 cd terakhir aku play dengan speed 16x, cuman karena pengen tahu akhir cerita nya saja.

Pokoknya, nyesel banget deh dah beli film ini. Mending kmaren beli filmnya Takeshi Kitano saja, tapi sudah telanjur, gimana lagi?

My Boss My Hero (J-Dorama)


Wah, akhirnya kesampaian juga nonton dorama ini, setelah sekian lama cari ga dapat2, ternyata ada teman yang punya. Terima kasih buat Andy buat dorama2 nya, i really apreciate it :).

Dorama My Boss My Hero ini bercerita tentang seorang anggota Yakuza, Sakaki Makio, yang karena kebodohannya, membuat suatu transaksi besar gangnya gagal. Padahal, dia adalah calon pemimpin gang berikutnya. Karena itu, boss sekaligus ayahnya, Sakaki Kiichi, menyuruhnya untuk masuk SMU dan harus lulus, sebelum dia bisa mengambil alih posisi ketua gangnya.

Sakaki Makio, yang awalnya sangat marah dan kesal dengan perintah boss nya ini, akhirnya menemukan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar yang membosankan, dia memperoleh banyak teman dan juga berbagai hal menarik selama di SMU.

Dorama ini sangat seru, lucu, dan konyol. Juga ada beberapa hal mengharukan, dan sedikit banyak mengingatkan aku akan masa-masa SMU dulu (yang penuh dengan kenangan tak mengenak kan, hehe).

Sejujurnya, ini adalah pertama kali aku nonton dorama secara serius (benar-benar mengikuti cerita), dan saking antusiasnya, sampai-sampai aku tidak bisa menahan diri untuk melihat kelanjutan seri berikutnya sampai besok hari. 10 seri yang berdurasi masing2 sekitar 1 jam, aku habiskan hanya dalam waktu 18 jam ( dari jam 2 pagi sampai jam 8-tidur-lanjut lagi jam 3 sampai jam 7 malam).

Pokoknya, bagus banget deh, hehe.

Samurai: Kastel Awan Burung Gereja (Buku Pertama)


Sebelumnya, aku berniat untuk membuat reviewnya lebih lengkap, tapi karena adanya sedikit kemalasan review yang lebih lengkap, aku jadi minder, hehe

Buku karangan Takashi Matsuoka ini, Samurai: Kastel Awan Burung Gereja (Buku Pertama), menceritakan kisah Genji Okumichi, bangsawan Agung Akaoka, di tengah gejolak datangnya orang Asing ke Jepang pada tahun 1861, di mana kekacauan dan perang saudara sudah berada di depan mata.

Buku ini sedikit banyak mengigatkan aku sama novel Shogun, yang aku baca sekitar 3 tahun lalu. Diantara hal-hal yang mengingatkan aku itu, antara lain adanya misionaris Kristen, pandangan orang asing terhadap Jepang dan sebaliknya, kisah-kisah pertarungan para Samurai yang sadis dan kejam, juga protokol kebangsawanan yang sedemikian rumit, cerita para samurai yang meskipun sangat pemberani tapi bisa menjadi sedemikian emosionalnya (menangis dan mengeluarkan air mata dengan mudahnya), dan tentunya konspirasi dan petualangan yang sangat membuat kita penasaran akan kelanjutan kisah ini.

Buku ini aku pinjam dari perpustakaan Kota Malang, dan menurut jadwal harus aku kembalikan hari ini. Padahal aku juga meminjam buku Samurai: Jembatan Musim Gugur (Buku Kedua) sekaligus, dan belum aku sentuh sama sekali, hehe. Mungkin besok harus aku kembalikan yang pertama, dan memperpanjang masa pinjam untuk buku kedua.

Beberapa review lain di web yang lebih lengkap dari tulisan ini:

dan masih banyak yang lain :), terima kasih buat para reviewer tersebut buat tulisannya.

The Simpson Movie!


Wah, film ini benar-benar luar biasa kocak. Sangat menghibur, lucu, gokil, dst dll.

Pokoknya dijamin ga nyesel deh, hehe.

Aku mau nulis tentang film ini tapi kyknya kok sudah banyak yang lebih lengkap, misalnya di wikipedia, dan internet movie database.

Pokoknya te o pe deh, hehe.