Benkek

Dorama to Nihon no Eiga ga suki da yo! (Aku suka dorama dan film Jepang loh!)

Haha,

Mungkin tidak terlalu banyak cowok di Indonesia yang suka dorama (kl aku bilang sih, sinetron Jepang, kalau kata Indosiar, Serial Asia, semacam itu lah). Yah mungkin banyak juga, hanya dibanding dengan cewek (yang suka dorama) rationya bisa 1:20 kali ya, hehe. Jujur aja, sejauh pengamatanku, mayoritas orang Indonesia (cowok) taunya artis Jepang dari JAV :D. Jadi kalau misal aku tanya, kenal Miyabi? Mungkin 9 dari 10 cowok bakal bilang "tau", tapi kalau aku tanya, kenal Miyazaki Aoi atau Juri Ueno, aku yakin dari 10 orang belum tentu ada yang tahu.

Aku sendiri, menyukai dorama (dorama: drama, tapi diucapkan oleh orang Jepang sebagai dorama) belum terlalu lama. Yah, cukup lama sih suka, mungkin dari awal nonton Beach Boys sewaktu SMP dulu, tapi karena nonton hanya sepotong2, aku kurang bisa menikmatinya.

Dorama pertama yang aku suka (aku tonton lengkap sampai selesai), adalah My Boss My Hero, yang aku tonton sekitar 3 bulan lalu. Kemudian menyusul Proposal Daisakusen, Hanazakari, Nodame Cantabile, Gokusen, dan terakhir aku sedang mengikuti kisah Kondo Isami dkk dalam Shinsengumi!

Mengenai Film Jepang.. film pertama yang aku tonton, kalau tidak salah sih, Yume (Dreams) karya Kurosawa Akira. Kemudian The Last Samurai (meskipun bisa dibilang ini film Holiwud ya), menyusul beberapa film Kurosawa Akira yang lain; Sanjuro, Yojimbo, Throne of Blood, Ran, Kagemusha, Rashomon, dan Umi wa Miteita (disutradarai oleh anaknya kalau ga salah).

Kemudian, banyak film2 lain yang aku tonton, dan jujur saja, aku tertarik nonton film Jepang karena aku mengharapkan ada adegan2 perkelahian ala Samurai (Samurai Chanbara-Samurai Sword Fighting). Hanya saja, seringkali aku kecewa.

Benar kata seorang teman, film jepang rata2 bagus di cerita, tapi kurang bagus di action. Tapi banyak juga yang bagus cerita, action dan juga aktingnya, dan banyak juga yang jelek di semua aspek (menurut pendapat seorang awam seperti aku).

Berikut, beberapa recommended film dan dorama yang pernah aku tonton, tentunya ini sangat subjektif ya, jadi jangan marah kalau ternyata penilaianku beda dengan kalian :)

Recommended Movie

Genre: Action

  1. Sanjuro (1962) Akira Kurosawa -Jidaigeki
  2. Yojimbo (1961) Akira Kurosawa - Jidaigeki
  3. Zatoichi (2002) Takeshi Kitano - Jidaigeki
  4. Brother (2000) Takeshi Kitano -Yakuza dll
  5. Azumi (2004?) ? - Jidaigeki *
  6. Azumi 2 - Jidaigeki
  7. Akakage - Jidaigeki **
  8. Versus (2003) Zombie2an
  9. Battle Royale - Thriller sih..
Genre: Drama
  1. Rashomon (1954) Kurosawa Akira - Jidaigeki
  2. Seven Samurai (1957) Kurosawa Akira - Jidaigeki
  3. Ran (983) Kurosawa Akira - Jidaigeki
  4. Kagemusha (1980) Kurosawa Akira - Sengoku (masuk Jidaigeki ga ya.)
  5. Throne Of Blood (194x) Kurosawa Akira - Jidaigeki
  6. Mibugishiden (2003) - Jidaigeki
  7. Tasogare Seibei (2002) Yamada Yoji - Jidaigeki
  8. Kakushi Ken (2005) Yoji Yamada - Jidaigeki
  9. Tada, Kimi o Aishiteru (2006)
  10. Waterboys the Movie (2001) - komedi sih. ehe
  11. Hanna Yori mo Naho (2006)
... sisanya menyusul..

Recommended Dorama
  1. My Boss My Hero - Komedi
  2. Proposal Daisakusen - Drama Romantis
  3. Nodame Cantabile - Komedi Romantis
  4. Gokusen - Komedi
baru nonton dikit seh, hehe

keterangan:
* : aku kurang suka tp banyak orang suka
**: aku suka tp orang ga terlalu suka
Jidaigeki: Film berseting Jepang Feodal, jaman samurai

The Most Disappointing Movie
  1. Cashern
  2. Ashura
  3. Devil Man
  4. Judo Saga tv version (2007)
Just So So Movie.. yang biasa2 aja:
  1. Makai Tensho (2003)
  2. Samurai Commando
  3. Battle Royale 2
  4. Jibaku apa gitu, tentang dunia perbankan di Jepang..
Sisanya menyusul yah, hehe (males ngetik, hiks)




Hideyoshi? Siapakah dia?


Hideyoshi TAKAHARA, atau TAKAHARA Hideyoshi, nick yang sudah cukup lama aku pakai, semenjak aku masih belum kenal dunia internet, kalau tidak salah ingat, semenjak kelas 1 SMA. Waktu itu aku lagi seneng-senengnya maen Counterstrike.

Mungkin sudah banyak orang yang kenal nama "Hideyoshi" ini. Terutama bagi peminat sejarah Jepang, atau peminat sejarah pada umunya (karena seingat aku, sewaktu SMA kelas 2 ada topik sejarah Jepang). Asal nick Hideyoshi ini memang sepenuhnya terinspirasi dari tokoh sejarah tersebut.


Hideyoshi TOYOTOMI, atau TOYOTOMI Hideyoshi (catatan: Orang jepang menuliskan nama keluarga lebih dahulu, kemudian nama kecil/namanya sendiri, seperti halnya orang China dan Korea, tapi oleh orang barat cenderung dirubah: Nama kecil dulu baru nama keluarga), adalah seorang yang sangat berpengaruh dalam sejarah Jepang, bahkan dia disebut-sebut sebagai orang yang berhasil mempersatukan Jepang pada akhir abad 16 (1590an), setelah 2 abad lebih Jepang terpecah dalam perang saudara (Sengoku Jidai).

Hideyoshi, terlahir di provinsi OWARI sebagai seorang anak samurai petani (pada masa itu, kaum petani masih seringkali ikut serta dalam perang) yang karena cidera saat perang, ayahnya tidak lagi bisa menghidupi keluarganya. Karena itulah, masa kecil Hideyoshi (yang konon masa kecilnya bernama Hiyoshi/Hiyoshimaru, Novel Taiko, Eiji Yoshikawa) penuh dengan penderitaan. Apalagi, konon Hiyoshi adalah seorang anak yang sangat nakal dan seringkali menyusahkan keluarganya.

Pada suatu saat, karena kenakalannya, dia dikirim untuk mengabdi ke sebuah kuil Budha, tetapi karena kenakalannya juga, dia akhirnya diusir dari kuil tersebut. Kemudian dia mengembara sampai ke daerah klan Imagawa, dan karena kebaikan hati seorang Matsushita Yukitsuna dia mengabdi pada klan tersebut, dan diberi nama Kinoshita Tokichiro .

Kemudian pada tahun 1557 dia kembali ke Owari dan mengabdi pada Oda Nobunaga, yang waktu itu masih sangat muda ketika mewarisi klan Oda dari ayahnya yang gugur dalam perang; Oda Nobuhide. Waktu itu, Kinoshita Tokichiro diangkat sebagai pembawa sandal Oda Nobunaga.

Pada tahun 1560, Tokichiro ikut bertempur dalam perang Okehazama, dan pada tahun 1564 dia mendapat nama Hideyoshi atas keberhasilannya mempengaruhi beberapa jenderal pendukung Saito Dousan agar berpihak pada Oda Nobunaga. Dan pada tahun 1567 berkat Hideyoshi, Kastil Inabayama milik Klan Dousan pun dapat dengan mudah dilumpuhkan (dengan cara Hideyoshi dan beberapa orang menyusup melewati jalan di belakang kastil, kemudian membuat kekacauan didalam kastil yang membuat pertahanan mereka jadi kacau balau). Atas jasa tersebut Hideyoshi memperoleh nama keluarga Hashiba, jadi saat itu nama lengkapnya adalah HASHIBA Hideyoshi.

Secara perlahan dan meyakinkan, Hideyoshi berhasil memenangkan berbagai pertempuran, dan pangkatnya yang awalnya hanya pembawa sandal, kemudian menjadi seorang perwira dengan sedikit anak buah, akhirnya mendapatkan kepercayaan penuh dari Oda Nobunaga untuk membawahi lebih dari 15.000 orang pasukan, dan dengan suksesnya memperluas wilayah kekuasaan klan Oda.

Pada 20 Juni 1580, Oda Nobunaga terbunuh oleh pengkhianatan anak buahnya sendiri; Akechi Mitsuhide, di Honnoji (Kuil Honno) di Tokyo. Kemudian, Hideyoshi dan anak tertua Nobunaga, Nobutada, memipin pasukan untuk menumpas Akechi Mitsuhide, dan menang dalam pertempuran Yamazaki.

Kemudian, Hideyoshi memipin peninggalan Klan Oda dan terus melanjutkan ekspansinya untuk menguasai Jepang.

Pada tahun 1585, Hideyoshi resmi menyatukan Jepang dibawah kekuasaanya. Dia kemudian meminta gelar Shogun kepada Kaisar, tetapi karena dia hanya keturunan petani, maka permintaanya ditolak. Namun sebagai gantinya,dia mengangkat dirinya sendiri menjadi Kampaku. Kemudian Hideyoshi memperoleh nama marga Toyotomi dari Kaisar, dan pada tahun 1586.

Pada tahun 1592 Hideyoshi mengundurkan diri dari jabatan Kampaku, dan menjadi seorang TAIKO(semacam pejabat yang pensiun, tapi masih menjabat sebagai semacam penasihat), dan mengangkat keponakannya, Hidetsugu sebagai Kampaku.

Salah satu pepatah yang Hideyoshi pernah katakan "Hal yang paling menarik dari sebuah keberhasilan bukannya ketika keberhasilan itu sudah tercapai, tetapi ketika kita bersusah payah untuk meraihnya". Dan mungkin karena itulah, setelah berhasil menyatukan Jepang dibawah kekuasaanya, dia berambisi lebih besar lagi.

Hideyoshi bermaksud menginvasi China, tetapi Korea menolak untuk memberi jalan kepada pasukan Jepang untuk melewati daerahnya. Akhirnya pada 1591 dia menginvasi korea, dan sukses menduduki Seoul. Tapi kemudian Admiral Yi Sun-sin menyerang balik kapal-kapal Jepang, dibantu oleh pasukan China (waktu itu di perinah oleh Dinasti Ming) sehingga pasukan Jepang kehabisan persediaan. Kemudian pada 1593 pasukan Jepang mundur.

Pada 1597 untuk kedua kalinya, Hideyoshi mencoba menginvasi Korea, tapi gagal total.

Hideyoshi akhirnya meninggal pada tahun 1598, dengan meninggalkan anaknya, Hideyori yang masih berusia 6/7 tahun.

Pada tahun 1600, Tokugawa Ieyasu memberontak, dan berhasil memperoleh kekuasaan setelah menang dalam perang Sekigahara.

Hideyori yang berusaha membangun kembali pasukannya di benteng Osaka, akhirnya berhasil ditumpas dan melakukan seppuku pada tahun 1615.

-------------

Pada akhirnya, Hideyoshi bukanlah orang baik. Bahkan dia bisa dibilang jahat. Dia telah membunuh ribuan orang Jepang dan Orang Korea, mungkin sampai ratusan ribu.

Hideyoshi juga dikenal sebagai seorang yang sangat jelek, badannya kecil, mukanya lancip dan matanya besar, bahkan oleh Oda Nobunaga dia sering dipanggil Monyet.

Dia juga suka main wanita, dan sangat menyukai minuman keras (sake).

Tapi dia juga seorang yang besar, cerdik, pantang menyerah, dan bertekad baja.

Dia lahir sebagai seorang anak petani miskin dan menderita, tetapi dia meninggal sebagai seorang yang mempunyai kekuasaan tertinggi di Jepang. Padahal, pada masa itu, seorang petani tidak mungkin untuk menjadi seorang pejabat (Samurai). Tidak heran jika oleh orang-orang yang tidak menyukainya, Hideyoshi dan pengikutnya disebut sebagai ROUNIN

Referensi:

  1. http://en.wikipedia.org/wiki/Toyotomi_Hideyoshi
  2. http://www.samurai-archives.com/hideyoshi.html
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/Toyotomi_Hideyori
  4. Novel Taiko oleh Yoshikawa Eiji
(gambar diambil dari http://en.wikipedia.org/wiki/Toyotomi_Hideyoshi)

J Dorama: Nodame Cantabile

Awalnya aku kurang tertarik sama dorama ini, harap maklum; hal yang paling membuat aku tertarik nonton film Jepang adalah: Ada orang-orang yang berpakaian Samurai (Kimono+Hakama+Bawa Pedang :D), atau ada unsur beladiri (terutama Kendo, Judo, Aikido), atau ada rekomendasi dari temen dan dorama tersebut cukup terkenal. Kebetulan, dorama ini hanya direkomendasikan sama temenku, dan aku sendiri belum lihat ulasannya di dramawiki.


Ternyata, setelah nonton episode pertama, aku benar-benar ga bisa untuk stop nonton dorama ini sampai selesai, hehe.

Dorama ini bercerita tentang kehidupan mahasiswa-mahasiswa Momogaoka College of Music, dengan tokoh sentral Noda "Nodame" Megumi, dan Chiaki Shinichi.


Nodame adalah seorang pianis yang sangat berbakat, tetapi sangat pemalas, dan tidak suka berlatih. Yang lebih parah, Nodame juga seorang yang sangat jorok; kamarnya seperti tempat sampah, dia hanya mandi beberapa hari sekali, dll. Walapun Nodame sekolah di College of Music,ternyata dia bercita-cita untuk menjadi seorang guru TK

Sementara, Chiaki adalah seorang yang sangat bertolak belakang dengan Nodame. Dia seorang yang lahir dari keluarga pemusik kondang, menghabiskan masa kecilnya di Eropa, dan seorang pianis yang sangat piawai, seorang yang disiplin dan rajin (juga pinter masak); Benar-benar seorang yang sangat perfeksionis. Chiaki juga sangat populer di kalangan mahasiswi di kampusnya. Namun, meskipun Chiaki seorang mahasiswa piano yang sangat briliant, dia mempunyai ambisi terpendam untuk menjadi seorang konduktor.

Secara kebetulan, mereka bertemu, dan ternyata apartemen mereka bersebelahan. Nodame langsung jatuh hati kepada Chiaki, sementara Chiaki memerlukan waktu yang jauh lebih lama untuk hanya sekedar menghargai bakat terpendam dari Nodame.

Hubungan mereka berdua berkembang secara unik, dan karena Nodame, Chikai mendapatkan kesempatan untuk menjadi konduktor orkestra mahasiwa, dan membuka kesempatan baginya untuk mendapat apresiasi yang lebih luas dari masyarakat. Sementara itu, karena Chiaki, Nodame jadi lebih bersemangat dalam menekuni Piano, dan kemudian mengikuti sebuah kompetisi Piano.

Kesempatan pun makin terbuka, dan keduanya pun semakin berkembang, melebihi apa yang selama ini mereka perkirakan.

Pokoknya, dorama ini sangat recommended, selain lucu, juga cerita nya bagus, dan bagi aku sendiri, aku jadi suka musik klasik, hehe.